Contoh Penerapan Diagram Simpal Kausal (CLD) Oleh Khoirunnisa PDS5B23
Contoh Penerapan Diagram Simpal Kausal (CLD)
Diagram simpal kausal (CLD) adalah alat visual yang
digunakan untuk menggambarkan hubungan sebab-akibat antara berbagai faktor. CLD dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti :
·
Analisis masalah
·
Pemetaan peluang
·
Pengembangan strategi
Berikut adalah contoh penerapan CLD
untuk analisis masalah :
Topik : Peningkatan Kualitas Pendidikan di
Indonesia
Faktor-faktor
yang mempengaruhi kualitas pendidikan di Indonesia :
·
Kualitas Guru
·
Sarana dan Prasarana
Pendidikan
·
Kurikulum
·
Metode Pembelajaran
·
Pembelajaran Siswa
Analisis : Dari CLD tersebut, dapat disimpulkan bahwa kualitas
pendidikan di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain :
·
Kualitas guru yang masih rendah, terutama di daerah
terpencil.
·
Sarana dan prasarana pendidikan yang belum memadai,
terutama di daerah terpencil.
·
Kurikulum yang belum sesuai dengan kebutuhan dan
perkembangan zaman.
·
Metode pembelajaran yang masih konvensional dan
belum efektif.
·
Pembelajaran siswa yang masih kurang aktif dan
kreatif.
Solusi : Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,
perlu dilakukan upaya-upaya untuk memperbaiki faktor-faktor tersebut. Misalnya,
pemerintah perlu meningkatkan kualitas guru melalui pelatihan dan pengembangan
kompetensi, pemerintah perlu menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang
memadai di seluruh wilayah Indonesia, pemerintah perlu melakukan revisi
kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman, pemerintah perlu
mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif, dan
pemerintah perlu mendorong siswa untuk lebih aktif dan kreatif dalam belajar.
Berikut adalah contoh penerapan CLD
untuk pemetaan peluang :
Topik : Pengembangan Industri Pariwisata di
Bali
Faktor-faktor
yang mendukung pengembangan industri pariwisata di Bali :
·
Potensi alam yang indah dan beragam.
·
Potensi budaya yang kaya dan beragam.
·
Kualitas
layanan yang baik.
·
Aksesibilitas yang
mudah.
Analisis : Dari CLD tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan
industri pariwisata di Bali didukung oleh berbagai faktor, antara lain :
·
Potensi alam Bali yang indah dan beragam, seperti
pantai, pegunungan, dan budaya.
·
Potensi budaya Bali yang kaya dan beragam, seperti
seni tari, seni musik, dan seni kuliner.
·
Kualitas layanan di Bali yang baik, seperti hotel,
restoran, dan transportasi.
·
Aksesibilitas Bali yang mudah, seperti transportasi
udara dan laut.
Peluang: Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa
terdapat beberapa peluang untuk pengembangan industri pariwisata di Bali,
antara lain :
·
Pengembangan wisata berbasis alam, seperti wisata pantai,
wisata pegunungan, dan wisata bahari.
·
Pengembangan wisata berbasis budaya, seperti wisata seni,
wisata kuliner, dan wisata sejarah.
·
Pengembangan wisata berbasis kesehatan, seperti wisata
spa dan wisata herbal.
Berikut
adalah contoh penerapan CLD untuk pengembangan strategi :
Topik : Peningkatan Pendapatan Masyarakat
Miskin
Faktor-faktor
yang mempengaruhi pendapatan masyarakat miskin :
·
Pendidikan
·
Keterampilan
·
Akses modal
·
Peluang kerja
Analisis : Dari CLD tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan
pendapatan masyarakat miskin dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain :
·
Pendidikan yang dapat meningkatkan keterampilan dan
pengetahuan masyarakat miskin.
·
Keterampilan yang dapat meningkatkan produktivitas
masyarakat miskin.
·
Akses modal yang dapat membantu masyarakat miskin
untuk memulai usaha.
·
Peluang kerja yang tersedia di wilayah tempat
tinggal masyarakat miskin.
Strategi : Berdasarkan analisis tersebut, dapat dirumuskan beberapa
strategi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat miskin, antara lain :
·
Pemerintah perlu meningkatkan akses masyarakat miskin
terhadap pendidikan dan pelatihan keterampilan.
·
Pemerintah perlu memberikan bantuan modal kepada
masyarakat miskin untuk memulai usaha.
·
Pemerintah perlu mendorong pengembangan usaha mikro,
kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tempat tinggal masyarakat miskin.
CLD dapat digunakan untuk berbagai tujuan, tergantung
pada kebutuhan dan permasalahan yang ingin dianalisis. Dengan menggunakan CLD,
kita dapat memahami hubungan sebab-akibat antara berbagai faktor yang
mempengaruhi suatu masalah atau peluang.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Contoh Pertanyaan dan Jawaban Essay
Penerapan Diagram Simpal Kausal (CLD)
1.
Apa yang dimaksud dengan
diagram simpal kausal (CLD)?
Jawaban : Diagram simpal kausal (CLD) adalah alat visual
yang digunakan untuk menggambarkan hubungan sebab-akibat antara berbagai
faktor. CLD dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti :
·
Analisis masalah
·
Pemetaan peluang
·
Pengembangan strategi
2.
Apa saja elemen-elemen yang terdapat dalam CLD?
Jawaban : Elemen-elemen
yang terdapat dalam CLD adalah :
· Simpul : Simpul adalah titik yang
mewakili suatu faktor atau variabel.
· Arah panah : Arah panah menunjukkan hubungan
sebab-akibat antara dua simpul.
· Label : Label adalah keterangan yang
menjelaskan hubungan sebab-akibat antara dua simpul.
3. Apa saja jenis-jenis CLD?
Jawaban : CLD
dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
· CLD sederhana : CLD sederhana terdiri dari satu
simpulan utama dan beberapa simpulan pendukung.
· CLD kompleks : CLD kompleks terdiri dari
beberapa simpulan utama dan beberapa simpulan pendukung yang saling terhubung.
4. Bagaimana cara membuat CLD?
Jawaban : Langkah-langkah
membuat CLD
adalah :
· Identifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi masalah atau peluang yang ingin dianalisis.
· Tentukan hubungan sebab-akibat antara
faktor-faktor tersebut.
· Buatlah diagram simpal kausal dengan
menggunakan elemen-elemen yang telah disebutkan sebelumnya.
5. Bagaimana cara menganalisis CLD?
Jawaban : Untuk menganalisis CLD, kita dapat menggunakan beberapa
langkah berikut :
· Pahami hubungan sebab-akibat antara
faktor-faktor yang terdapat dalam CLD.
· Identifikasi faktor-faktor yang paling
berpengaruh terhadap masalah atau peluang yang ingin dianalisis.
· Formulasikan rekomendasi untuk
mengatasi masalah atau peluang tersebut.
6. Apa saja manfaat CLD?
Jawaban : Manfaat memiliki CLD adalah :
· Membantu memahami hubungan
sebab-akibat antara berbagai faktor.
· Membantu mengidentifikasi
faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap suatu masalah atau peluang.
· Membantu merumuskan rekomendasi untuk
mengatasi masalah atau peluang tersebut.
7. Bagaimana cara menggunakan CLD untuk analisis masalah?
Jawaban : CLD dapat digunakan untuk analisis masalah dengan cara
berikut :
· Identifikasi masalah yang ingin dianalisis.
· Identifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi masalah tersebut.
· Buatlah CLD untuk menggambarkan
hubungan sebab-akibat antara faktor-faktor tersebut.
· Analisis CLD untuk mengidentifikasi
faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap masalah tersebut.
· Formulasikan rekomendasi untuk
mengatasi masalah tersebut.
8. Bagaimana cara menggunakan CLD untuk
pemetaan peluang?
Jawaban : CLD dapat digunakan untuk pemetaan peluang dengan cara
berikut :
· Identifikasi peluang yang ingin
dipetakan.
· Identifikasi faktor-faktor yang
mendukung peluang tersebut.
· Buatlah CLD untuk menggambarkan
hubungan sebab-akibat antara faktor-faktor tersebut.
· Analisis CLD untuk mengidentifikasi
faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap peluang tersebut.
· Formulasikan rekomendasi untuk
mengembangkan peluang tersebut.
9. Bagaimana cara menggunakan CLD untuk
pengembangan strategi?
Jawaban : CLD dapat digunakan untuk pengembangan strategi dengan
cara berikut :
· Identifikasi strategi yang ingin
dikembangkan.
· Identifikasi faktor-faktor yang
mendukung strategi tersebut.
· Buatlah CLD untuk menggambarkan
hubungan sebab-akibat antara faktor-faktor tersebut.
· Analisis CLD untuk mengidentifikasi
faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap strategi tersebut.
· Formulasikan rekomendasi untuk
mengimplementasikan strategi tersebut.
10. Apa saja kelebihan dan kekurangan CLD?
Jawaban :
Ø Kelebihan CLD :
· Membantu memahami hubungan
sebab-akibat antara berbagai faktor secara visual.
· Mudah dibuat dan dipahami.
· Dapat digunakan untuk berbagai tujuan.
Ø Kekurangan CLD :
· Dapat menjadi rumit jika digunakan
untuk menggambarkan hubungan sebab-akibat yang kompleks.
· Dapat menjadi bias jika dibuat oleh
orang yang memiliki kepentingan tertentu
Demikian artikel ini dibuat berdasarkan Tugas dari Mata Kuliah Pemodelan dan Simulasi, Prodi Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, dan tertuang pada : https://onlinelearning.uhamka.ac.id/
Komentar
Posting Komentar